Strategi Pembinaan Moderasi Beragama bagi Guru dan Tenaga Kependidikan pada Madrasah

Oleh: Muntohar

Kepala MAN 2 Cilacap

Moderasi beragama menjadi kunci dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan toleran di tengah keragaman agama dan budaya di Indonesia

Dunia pendidikan merupan satu di antara delapan kelompok strategis yang memiliki peran sangat penting dalam ekosistem moderasi beragama. Dunia pendidikan merupakan medium paling efektif untuk melakukan transfer nilai dan pengetahuan. Penanaman nilai Moderasi Beragama bagi para pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik sangat menentukan terwujudnya pengelolaan lembaga pendidikan secara nondiskriminatif. (Perpres Nomor 58 Tahun 2023).

Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik. Untuk itu, diperlukan strategi pembinaan yang komprehensif bagi guru dan tenaga kependidikan agar mereka menjadi teladan dan mampu mengimplementasikan moderasi beragama dalam proses pembelajaran dan interaksi dengan peserta didik.

Strategi Pembinaan Moderasi Beragama

Agar tercapai tujuan dari pembinaan terhadap guru dan tenaga kependidikan maka pembinaan tersebut perlu mencakup setidaknya empat hal berikut:

Pertama, penguatan pemahaman konsep moderasi beragama. Pemahaman yang benar dalam pikiran guru dan tenaga kependidikan menjadi fondasi bagi terealisirnya moderasi beragama dalam tindakan karena tindakan dikendalikan oleh pikiran. Dalam rangka penguatan kognitif ini dapat dilakukan kegiatan di bawah ini.

  • Melaksanakan pelatihan dan workshop tentang moderasi beragama bagi guru dan tenaga kependidikan.
  • Menyediakan bahan bacaan dan kajian tentang moderasi beragama di perpustakaan madrasah.
  • Mengadakan diskusi dan seminar tentang moderasi beragama dengan mengundang narasumber ahli.
  • Membentuk tim kajian moderasi beragama di madrasah.

Kegiatan-kegiatan tersebut cukup komprehensif untuk membentuk pemahaman tentang moderasi beragama yang utuh bagi guru dan tenaga kependidikan.

Kedua, pengembangan kompetensi pedagogik dan didaktik moderat. Langkah ini merupakan langkah implementasi atas pemahaman yang telah dikuasai pada langkah pertama, khususnya dalam pembelajaran. Di sini guru dilatih dan ditantang untuk melakukan internalisasi konsep moderasi beragama bagi siswa dalam pembelajaran, bukan dalam pembicaraan khusus tentang moderasi beragama. Langkah ini dapat diuraikan dalam tindakan sebagai berikut:

  • Membekali guru dengan strategi pembelajaran yang mengedepankan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.
  • Melatih guru dalam mengintegrasikan materi moderasi beragama dalam kurikulum dan pembelajaran.
  • Mendorong guru untuk mengembangkan media pembelajaran yang mendukung moderasi beragama.
  • Memberikan penghargaan kepada guru yang berprestasi dalam mengimplementasikan moderasi beragama dalam pembelajaran.

Ketiga, pembinaan keteladanan dan akhlak mulia. Bila langkah pertama merupakan penanaman konsep, langkah kedua merupakan pengintegrasian konsep moderasi beragama ke dalam tugas pokok mereka, maka langkah ketiga ini merupakan langkah pembangunan secara bersama. Oleh karena merupakan langkah pembangunan, maka ada sanksi bagi yang merusak bangunan moderasi beragama ini. Kegiatan untuk langkah ini antara lain:

  • Menanamkan nilai-nilai keteladanan dan akhlak mulia kepada guru dan tenaga kependidikan melalui kegiatan pembinaan dan pengembangan diri.
  • Memberikan contoh dan teladan dalam berperilaku moderat kepada guru dan tenaga kependidikan.
  • Membangun budaya madrasah yang menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama.
  • Memberikan sanksi tegas kepada guru dan tenaga kependidikan yang berperilaku intoleran dan tidak sejalan dengan nilai-nilai moderasi beragama.

Keempat, penciptaan lingkungan madrasah yang kondusif untuk moderasi beragama. Atmosfer moderasi beragama menjadi penting dalam mewujudkan guru dan tenaga kependidikan yang berkarakter moderat dalam beragama. Tanpa lingkungan yang kondusif untuk terealisasinya masyarakat yang moderat maka sedikit banyak mengganggu eksistensi pribadi guru dan tenaga kependidikan yang moderat. Hal-hal berikut dapat dilakukan guna menciptakan lingkungan yang kondusif itu:

  • Membangun dialog dan kerjasama antarumat beragama di lingkungan madrasah.
  • Mengadakan kegiatan-kegiatan yang mempromosikan toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.
  • Menciptakan suasana madrasah yang aman dan nyaman bagi semua peserta didik, terlepas dari latar belakang agama dan budayanya.
  • Membentuk tim fasilitator moderasi beragama yang bertugas memberikan pendampingan dan dukungan kepada guru dan tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan moderasi beragama di madrasah.

Keempat hal tersebut sangat urgen. Pembinaan moderasi beragama bagi guru dan tenaga kependidikan pada madrasah merupakan upaya penting dalam mewujudkan madrasah yang rahmatan lil ‘alamin. Dengan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan, diharapkan guru dan tenaga kependidikan dapat menjadi teladan dan mampu mengimplementasikan moderasi beragama dalam proses pembelajaran dan interaksi dengan peserta didik, sehingga tercipta madrasah yang kondusif untuk menumbuhkan generasi muda yang moderat, toleran, dan berakhlak mulia. Wallahu a’lam.

Menanamkan Moderasi Beragama kepada Pelajar: Menuju Generasi Muda yang Unggul dan Toleran

Oleh: Mungalim

Keberagaman agama di Indonesia merupakan fakta yang harus dijaga dan dilestarikan. Namun, seiring perkembangan zaman, muncul berbagai potensi gesekan dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan bangsa. Untuk itu, penanaman nilai-nilai moderasi beragama bagi pelajar menjadi kunci untuk membangun generasi muda yang unggul dalam prestasi dan toleran dalam perbedaan.

Langkah-langkah Penanaman Moderasi Beragama

Beberapa langkah berikut dapat dilakukan dalam rangka penanaman moderasi beragama bagi pelajar.

  1. Penguatan Kurikulum:
    • Integrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam mata pelajaran agama dan umum.
    • Kembangkan modul pembelajaran moderasi beragama yang interaktif dan kontekstual.
    • Libatkan pakar agama dan tokoh inspiratif dalam proses pengembangan kurikulum.
  2. Pengembangan Pembelajaran:
    • Terapkan metode pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa, seperti diskusi kelompok, simulasi, dan pembelajaran berbasis proyek.
    • Manfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menghadirkan pembelajaran moderasi beragama yang menarik dan mudah diakses.
    • Dorong siswa untuk melakukan riset dan studi banding tentang berbagai agama dan budaya.
  3. Pemberdayaan Guru:
    • Adakan pelatihan dan workshop bagi guru untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama.
    • Berikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti seminar dan konferensi tentang moderasi beragama.
    • Ciptakan komunitas belajar antarguru untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam menanamkan moderasi beragama.
  4. Penciptaan Lingkungan Sekolah/ Madrasah yang Kondusif:
    • Gelar kegiatan ekstrakurikuler yang mempromosikan toleransi.
    • Adakan festival budaya dan keagamaan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi berbagai agama.
    • Ciptakan ruang dialog antaragama untuk memupuk rasa saling menghormati dan memahami.
  5. Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat:
    • Libatkan orang tua dan masyarakat dalam proses penanaman nilai-nilai moderasi beragama di sekolah/madrasah.
    • Adakan sosialisasi dan edukasi tentang moderasi beragama bagi orang tua dan masyarakat.
    • Kerjasama dengan organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat untuk membangun program moderasi beragama yang berkelanjutan.

Peran Pejabat Bidang Pendidikan

Pejabat bidang pendidikan memiliki peran penting dalam merealisasikan gagasan penanaman moderasi beragama di sekolah/madrasah. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

  • Menyediakan anggaran dan sumber daya yang memadai untuk program moderasi beragama.
  • Mengeluarkan kebijakan dan regulasi yang mendukung penanaman moderasi beragama di sekolah/madrasah.
  • Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan program moderasi beragama di sekolah/madrasah.
  • Memberikan penghargaan dan apresiasi kepada sekolah/madrasah yang berhasil dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama.

Penanaman nilai-nilai moderasi beragama di sekolah/madrasah merupakan investasi penting untuk membangun generasi muda yang unggul dalam prestasi dan toleran dalam perbedaan. Dengan langkah-langkah strategis dan inovatif, serta dukungan dari pejabat bidang pendidikan, gagasan ini dapat direalisasikan dan membawa dampak positif bagi masa depan bangsa Indonesia. Marilah kita bersama-sama membangun generasi muda yang moderat, toleran, dan cinta tanah air!

MAN 2 Cilacap Raih Juara 3 Lomba Dai Nasional

Cilacap – Partisipasi Madrasah Aliyah Negeri 2 Cilacap dalam lomba Dai Qu yang diselenggarakan Masjid Agung Jawa Tengah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ngabuburit Asyik dan Ramadan Fest 2024 MAJT yang diketuai oleh Prof. Dr. KH Ahmad Izzuddin ini membuahkan hasil yang menggembirakan.

MAN yang posisi geografisnya terletak pada ujung paling barat dari wilayah Jawa Tengah ini menugaskan ananda Tika Amalia sebagai salah satu peserta lomba Dai Qu pada event tersebut. Siswi yang masih duduk di kelas X – J ini melaju menyisihkan ratusan peserta lain dari seluruh Indonesia dan masuk sebagai 15 besar finalis.

Di bawah asuhan pembina kebahasaan MAN 2 Cilacap bapak Agus Sopar, S. Pd. I, penampilan Tika Amalia selama 15 hari sesi final setiap sore menjelang buka puasa di Plaza MAJT semakin memukau dewan juri dan akhirnya terpilih oleh dewan juri sebagai peraih Juara Ke-3 dalam pengumumannya pada tanggal 29 Maret 2024.

Tika Amalia

Menanggapi kemenangan Tika Amalia pada event nasional ini kepala MAN 2 Cilacap, Drs. Muntohar, berkomentar ringkas dan padat,” Alhamdulillah, bahagia banget.” Sementara itu selaku pembina, Agus Sopar, S. Pd. I., menyampaikan terima kasih atas dukungan dari segenap warga madrasah yang telah mensupport perlombaan ini.

Memenangi posisi ketiga lomba Dai tersebut Tika Amalia memperoleh hadiah berupa uang pembinaan 1 juta rupiah, fasilitas beasiswa di Universitas Dian Nuswantara, dan merchandise dari sponsor.

Selamat untuk ananda Tika Amalia dan pembinanya serta seluruh civitas academika MAN 2 Cilacap.

Puncak Gelar Karya P5-P2RA

Sebagai bentuk implementasi kurikulum merdeka, MAN 2 Cilacap menyelenggarakan kegiatan bertajuk Gelar Karya P5 – P2RA pada Rabu – Kamis, 08-09 Maret 2023 di MAN 2 Cilacap. P5 merupakan kependekan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sedangkan P2RA singkatan dari Profil Pelajar Rohmatan Lil’alamin.


Gelar karya terselenggara berkat kerjasama yang baik antara para siswa, fasilitator kelas, dan segenap civitas akademika Madrasah beserta komite madrasah. Kegiatan ini merupakan bagian penting pembelajaran projek kelas X di kurikulum merdeka ini. Gelar karya diikuti oleh kelas X mulai dari kelas X 1 sampai dengan kelas X 13. Pada kesempatan ini kegiatan gelar karya dihadiri oleh Bapak Forkompinca, komite madrasah, juga para orangtua dari siswa kelas X, XI dan XII.


Dalam sambutan sebelum membuka acara, Kepala MAN 2 Cilacap Drs. Muntohar menceritakan tentang seorang sufi dengan muridnya. Murid tersebut mendapatkan pelajaran bahwa hendaknya kita manusia tidak bersandar kepada siapapun kecuali hanya bersandar kepada Allah SWT. Hal ini meneguhkan kegiatan penguatan P5 dan P2RA dapat terealisasi karena ridho Allah SWT.


“Kegiatan gelar karya kali ini merupakan kolaborasi tiga tema yang kita ambil yaitu, bangunlah jiwa dan raganya, kearifan lokal dan bhineka tunggal ika” kata sambutan Koordinator Pelaksana Projek Udin Wardoyo, S. Pd., M.Pkim saat pembukaan acara gelar karya.


“Terimakasih sampaikan kepada Bapak Kepala Madrasah dan semua Bapak Ibu guru atas peran sertanya. Mari terus memotivasi anak-anak untuk lebih kreatif pada hari ke-2 besok. Semoga gelar karya yang pertama ini menjadi model kita ke depan, bagaimana mengapresiasi hasil belajar anak-anak. “ disampaikan pula olehnya pada akhir kegiatan hari pertama, Rabu 08 Maret 2023.


Dalam event ini, semua siswa kelas X sampai kelas XI dilibatkan dalam memeriahkan gelar karya. Gelar karya ini dilaksanakan dalam dua hari. Hal ini dengan mempertimbangkan waktu performance dan pameran karya. Kelas X 1 sampai kelas X 7 perform pada hari pertama, sedangkan kelas X 8 sampai X 13 melakukan pameran karya. Demikian pada hari kedua bergantian sebaliknya. Fokus dari kegiatan P5-P2RA kelas X dititikberatkan pada gerakan senam, variasi gerakan, didukung musik merupakan kolaborasi lagu-lagu daerah dan kearifan lokal pada balutan pakaian yang dikenakan lebih tepatnya seragam kaos olahraga yang didesain secara kreatif oleh para siswa kelas X.


Di samping itu semua kelas XI dan XII berpartisipasi untuk menggelar hasil pembelajaran mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan. Hasil karya mereka merupakan hasil projek dan karya selama pembelajaran semester satu dan dua yang tentu didampingi, diarahkan oleh Bapak Ibu guru dan mendapat dukungan dari wali/orangtua siswa.
Sementara itu, Ketua Komite MAN 2 Cilacap Drs. Masyhud Hasbulloh M. Ag sangat mengapresiasi kegiatan gelar karya ini. Beliau menyampaikan terimakasih atas terlaksananya kegiatan yang melibatkan seluruh komponen madrasah termasuk dukungan yang diberikan para orangtua siswa.


Kerjasama yang baik yang ditunjukkan segenap warga madrasah ini menjadikan kegiatan gelar karya terlaksana dengan lancar, sukses dan menumbuhkan kebahagiaan dan kekompakan setiap warga madrasah. Dengan demikian maka penguatan Profil Pelajar Pancasila sekaligus Pelajar Rohmatan lil ‘alamin menjadi energi positif terus berdaya upaya dalam memajukan pendidikan madrasah khususnya di MAN 2 Cilacap, umumnya di negeri tercinta ini. (wid)

Kegiatan Gelar Karya dibuka oleh Kepala MAN 2 Cilacap Drs. Muntohar (wd)
Perwakilan Forkompinca saat mengapresiasi dan meninjau lokasi Gelar Karya di Panggung halaman utama MAN 2 Cilacap (hn)
Perform siswa di panggung halaman utama MAN 2 Cilacap (hn)
Pembukaan Gelar Karya P5-P2RA dihadiri oleh seluruh civitas akademika di area parkir MAN 2 Cilacap pada Rabu, 08 Maret 2023 (dm)
Koordinator pelaksana P5-P2RA memberikan pengarahan pra pembukaan gelar karya di panggung area parkir MAN 2 Cilacap pada Rabu, 08 Maret 2023 (gs)
Penampilan peserta dari kelas X 5 di panggung halaman utama MAN 2 Cilacap. (wd)
Sebagai bagian dari bentuk penguatan P5, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MAN 2 Cilacap pada pembukaan gelar karya MAN 2 Cilacap di area parkir. (gs)
Antusias dan kekompakan para siswa peserta pameran gelar karya P5-P2RA MAN 2 Cilacap. (gs)
Contoh desain dan bukti karya siswa MAN 2 Cilacap yang kreatif dan berjiwa enterpreneur. (gs)

Lulusan Madrasah Siap Bangun Negeri

Batik Karnival merupakan karya seni MAN 2 Cilacap, barisan terdepan mengawal Kirab dalam rangka Wisuda dan Pelepasan Siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2021/2022 (dok.izzah)

Kirab berlangsung Sabtu pagi, 14 Mei 2022 sebagai tanda akan segera dibukanya serangkaian prosesi Wisuda dan pelepasan siswa Kelas XII MAN 2 Cilacap Tahun Pelajaran 2021/2022. Start mulai dari luar pintu gerbang madrasah menuju lokasi parkir yang telah disulap sedemikian rupa menjadi tempat utama kegiatan Wisuda.

Terpancar wajah-wajah ceria para siswa putri mengenakan pakaian  kebaya nasional dan siswa putra mengenakan jas hitam berdasi. Keserasian juga terlihat dari para guru dan tenaga kependidikan mengenakan pakaian senada. Kekompakan tercipta pula pada momen ini. Para orangtua/walipun  tak mau ketinggalan mengikuti prosesi Wisuda putra putrinya ini.

Para siswa memasuki lokasi wisuda di area parkir MAN 2 Cilacap (dok.izzah)

Pada awal bulan, tepatnya 5 Mei 2022 MAN 2 Cilacap tahun pelajaran 2021/2022 telah merilis kelulusan siswa siswinya melalui daring sejumlah 420. Terdiri dari 37 Program Keagamaan, 172 Program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan 211 Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dari data ini, terekap undangan sebanyak 840 termasuk diantaranya untuk satu orangtua/wali. Namun ternyata saat gelaran Wisuda berlangsung, panitia harus menambahkan kursi dan teras masjid untuk tempat duduk orangtua/wali yang hadir. Diketahui dari para wisudawan bahwa kedua orang tua antusias ingin menghadiri acara. Sehingga diperkirakan terdapat seribu orang berkumpul pada perhelatan wisuda akhir tahun ini.

Pembukaan Wisuda oleh Bapak Drs. Muntohar, Kepala MAN 2 Cilacap. (dok.izzah)

“Tetap semangat. Teruskan perjuangan. Jadilah generasi penerus dan pemimpin bangsa ini kelak. Siap bangun negeri” pesan Drs Muntohar, Kepala MAN 2 Cilacap dalam sambutan singkatnya beberapa saat usai mewisuda 420 wisudawan/wati. Hal ini senada dengan pernyataan beliau saat wawancara dengan tim jurnalis MAN 2 Cilacap beberapa hari sebelum pelaksanaan wisuda, para calon wisudawan tetap harus berjuang keras, kelak menjadi generasi yang sukses. harus siap menghadapi segala tantangan dari Allah SWT juga selalu mensyukuri apa yang diberikan Allah SWT. Ditambahkan pula oleh Waka Kurikulum, Udin Wardoyo, M.PKim bahwa generasi sekarang yang dikenal dengan generasi Z harus siap untuk menghadapi internetisasi dan kemajuan teknologi.

Harapan  disampaikan pula oleh Caswati, Ibunda wisudawati Anggun Aulia Putri, “Semoga anak kami dapat meneruskan pendidikan menggapai cita-citanya. Dan bisa membanggakan keluarga, almamater tercinta dan masyarakat.” Ibu dua anak ini pun bercerita bahwa sangat beruntung putrinya dapat mengenyam pendidikan dan pengalaman di MAN 2 Cilacap. Kepedulian terhadap lingkungan dan keaktifan sebagai Ketua OSIS serta pencapaian saat ini dapat diterima di Managemen Bisnis IPB memberikan semangat orangtua untuk terus mendukung pendidikannya.  

Beberapa pesan singkat disampaikan pula oleh adik kelas. “Happy graduation,” kata perwakilan OSIS oleh Risda Ayu Lestari. Disampaikan pula para wisudawan untuk tetap semangat menuntut ilmu dan meningkatkan pendidikan serta memohon do’a agar adik-adik kelas bisa meneruskan cita-cita menjadi pribadi dan penerus negeri yang lebih baik, terus berprestasi hingga level internasional.

Pembacaan SK Wisudawan terbaik oleh Wakil kepala bidang kurikulum Bapak Udin Wardoyo, M.PKim. (dok.izzah)

Wisudawan terbaik berturut-turut adalah Alfi Nuraeni (IPA), Arni Khumaeroh (IPS), dan Nadiya Nor Oktari (Agama). Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik para wisudawan terbaik mendapatkan penghargaan dari Bank BRI, BSI dan Toko Remaja Kota Majenang.

Wisudawan Terbaik bersama Orangtua/Wali, Kepala MAN 2 Cilacap, Waka Kurikulum MAN 2 Cilacap dan Kepala Tata Usaha MAN 2 Cilacap. (dok.izzah)

Berdasarkan data terhimpun dari Koordinator BK MAN 2 Cilacap, H. Subagyo, M.Pd dan Tim bahwa tahun 2022 ini para siswa kelas 12 tersaring dan lulus SNMPTN/SPAN PTKIN/POLINES/POLTEKKES/KETOS IPB sebanyak 85 siswa. Sebagian siswa lain masih harus berjuang untuk mendapatkan posisi di Perguruan Tinggi impian mereka melalui UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer)  pada pekan akhir bulan Mei. (widmandala)

MAN 2 CILACAP RUNNER UP GUGUS DEPAN MANTAP KWARCAB CILACAP

Majenang ( 12/04/2021 ) MAN 2 Cilacap mendapat kesempatan sebagai perwakilan Kwartir Ranting Majenang dalam kegiatan Gugus Depan Mantap, salah satu program unggulan Kwartir Daerah Jawa Tengah masa bhakti 2018-2021. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam beberapa tahap seleksi. Pada tahap pertama, MAN 2 Cilacap berhasil menembus juara tiga besar dalam kegiatan Gugus Depan Mantap tingkat Kwartir Cabang Cilacap. Setelah itu, pangkalan MAN 2 Cilacap memasuki tahap seleksi berikutnya yaitu Visitasi dari pihak Kwartir Cabang Cilacap.

Kegiatan visitasi di Gudep 14.221-14.222 Ambalan K. H. Sufyan Tsauri dan Ny. Hj. Siti Maemunah MAN 2 Cilacap itu dilaksanakan pada hari Rabu, 07 April 2021 pukul 09.00 sampai pukul 13.00 WIB.

Sebelum kegiatan visitasi, Dewan Ambalan K. H. Sufyan Tsauri dan Ny. Hj. Siti Maemunah MAN 2 Cilacap dan para pembina pramuka MAN 2 Cilacap sudah menyiapkan berkas-berkas yang harus disiapkan. Mereka rela meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran mereka sampai malam untuk menyiapkan persiapan yang diperlukan.

Pada saat kegiatan Visitasi Gugus Depan Mantap 2021, Gugus Depan 14.221-14.222 Pangkalan MAN 2 Cilacap mendapat beberapa masukan dari tim visitasi. Pembina pramuka MAN 2 Cilacap menerima masukan itu dengan baik.

“Kami sangat senang atas masukan yang bapak berikan untuk pangkalan kami. Semoga kami bisa memperbaikinya agar dalam kegiatan Gudep Mantap selanjutnya kami bisa jauh lebih baik “ ujar Kak Margiati selaku pembina gudep MAN 2 Cilacap.

Setelah kegiatan visitasi selesai, kami menunggu info selanjutnya. Selang satu hari setelahnya, info seleksi tahap selanjutnya sudah diumumkan oleh pihak tim Visitasi Kwarcab Cilacap. Berdasarkan hasil tersebut, gudep 14.221-14.222 Ambalan K. H. Sufyan Tsauri dan Ny. Hj. Siti Maemunah Pangkalan MAN 2 Cilacap berada diurutan kedua. Namun, hanya pangkalan diurutan pertama yang akan masuk tahap selanjutnya yaitu mewakili Kwartir Cabang Cilacap dalam kegiatan Gugus Depan Mantap Kwartir Daerah Jawa Tengah. Meski berada diurutan kedua, tidak menjadikan Gudep 14.221-14.222 Ambalan K. H. Sufyan Tsauri dan Ny. Hj. Siti Maemunah MAN 2 Cilacap patah semangat. Justru atas semua saran dan masukan dari tim visitasi pada saat kegiatan visitasi menjadi ilmu baru bagi mereka untuk menjadi gugus depan yang lebih baik lagi kedepannya. (Sumber: Press Release Ekskul Pramuka)

Tujuh Siswa MAN 2 Cilacap Lolos Seleksi Poltekkes Semarang

Majenang (10/04/2021), Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang merupakan 15 besar politeknik terbaik di Indonesia versi Kemenristekdikti. Untuk memasuki perguruan tinggi negeri milik Kementerian Kesehatan tersebut melewati seleksi yang ketat.

Berbekal pengetahuan yang telah dikenyam selama tiga tahun di madrasah, pada tahun 2021 ini para siswa MAN 2 Cilacap mengikuti seleksi masuk ke satu-satunya Poltekkes yang memiliki program Pasca Sarjana ini.

Akhirnya, pada 27 Maret 2021, koordinator Bimbingan dan Konseling, H. Subagyo, MPd melaporkan bahwa sebanyak tujuh siswa MAN 2 Cilacap dinyatakan diterima. “Alhamdulillah pengarahan tim konselor tepat sehingga mengalami peningkatan drastis ini jumlah yang diterima di Poltekkes Semarang. Tahun kemarin tiga, tahun ini tujuh,” jelas H Subagyo. Mereka yang lolos itu adalah Wulan Nur Fatonah (Rekam Medis dan Informasi Kesehatan), Khoiri Muslimah (Teknik Radiodiagnostik), Andika Nova Rahman (Teknologi Bank Darah), Nining Septiatun Ningsih (Keperawatan), Lintang Dwi Cahyaningrum (Rekam Medis dan Informasi Kesehatan), Rizka Wulan Oktiana Indah Sari (Kebidanan), dan Putri Nurfiani Zahra (Rekam Medis dan Informasi Kesehatan). Selain lolos masuk Poltekkes Semarang, Lintang Dwi Cahyaningrum juga diterima di Poltekkes Tasikmalaya.

Kepala MAN 2 Cilacap, Drs Muntohar, berharap mereka yang diterima akan melanjutkan studi dengan sungguh-sungguh karena masyarakat telah menunggu. “Kita bersyukur atas diterimanya tujuh siswa kita di Poltekkes Semarang pada tahun ini. Kita dukung mereka. Diharapkan pada akhirnya mereka akan mengabdi kepada masyarakat melalui pengetahuan dan keterampilan profesional mereka di bidang kesehatan,” katanya. Kepala Madrasah yang memiliki hobbi membaca buku ini juga berharap mereka kelak mendapatkan tidak hanya pekerjaan tetapi keberkahan yang berlimpah. “Dengan berbekal ilmu agama dan karakter yang tertancap dari madrasah ini lalu keterampilan profesional yang diperoleh di perguruan tinggi, tentu kita berharap mereka akan sukses di dalam pekerjaan mereka dengan spirit religiusitas dan tetap berkarakter baik sehingga akan menjadi berkah bukan hanya bagi dirinya tetapi juga bagi masyarakat pengguna jasa mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, Wulan, salah satu siswa yang lolos, menyatakan berterima kasih kepada MAN 2 Cilacap terutama kepada ibu dan bapak guru atas dedikasi mereka membimbing dan membina dirinya selama di madrasah. “Bapak ibu guru yang sangat perhatian dengan kami, kami merasa harus berterima kasih, berkat mereka kami melihat secercah harapan,” kata Wulan.

Sambut Ramadlan 1442 H, MAN 2 Cilacap Ziarah Kubur Tokoh dan Pejuang

Majenang (09/04/2021) MAN 2 Cilacap menyemarakkan Ramadlan 1442 H dengan berbagai kegiatan yang diawali dengan penyambutan bulan Ramadlan dalam bentuk ziarah kubur.

Ziarah kubur dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 27 Sya’ban 1442 bertepatan dengan 09 April 2021 di kompleks pemakaman tokoh pendidikan dan pejuang kemerdekaan yaitu KH Sufyan Tsauri dan kompleks pemakaman almarhum Drs. KH. Mustamid, MAg, yang pernah menjabat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap.

Ketua kegiatan, Muhammad Muhsin, MPd melaporkan bahwa kegiatan dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan dan dalam jumlah terbatas tetapi mewakili semua komponen madrasah. Unsur guru, tenaga kependidikan, dan siswa serta komite madrasah disertakan dalam kegiatan ini.

Ketua Kegiatan, Muhammad Muhsin, MPd, menyampaikan sambutan di depan peserta ziarah di kompleks pemakaman KH Sufyan Tsauri Cigaru Majenang Cilacap

Sementara itu, Kepala MAN 2 Cilacap, Drs. Muntohar menyampaikan bahwa ziarah kubur merupakan silaturrahim orang yang masih hidup kepada orang yang sudah pernah hidup dan sekarang sedang berada di alam barzah yang juga akan dimasuki oleh kita semua. “Kita semua akan masuk ke alam barzah, alam yang berbeda dengan alam dunia saat ini, sebagaimana kita pernah berada di alam kandungan yang berbeda dengan alam dunia ini”, jelasnya.

Drs. Muntohar, Kepala MAN 2 Cilacap, menyampaikan pembinaan di depan peserta ziarah di kompleks makam KH Sufyan Tsauri Cigaru Majenang Cilacap

Berlaku sebagai imam dalam ziarah kubur ini adalah KH Mazin Al Hajar, yang juga merupakan pengawas komite MAN 2 Cilacap. Sebelum memimpin doa, KH Mazin Al Hajar mengingatkan kepada peserta ziarah bahwa kuburan ini bukan tempat ruh orang yang telah meninggal. Kuburan ini hanya tempat badan mayit yang akan hancur. “Semua tubuh ini akan hancur dimakan waktu kecuali tulang ekor. Dari tulang ekor inilah nanti akan dibentuk tubuh baru saat hari kebangkitan”, terangnya. “Adapun ruh berada di alam barzah yang ghaib, yang kita tidak tahu di mana keberadaannya”, tambahnya.

Ibu Siti Asbangunah Muntohar,kedua dari kanan, mengikuti kegiatan ziarah kubur didampingi para ibu guru dan tenaga kependidikan MAN 2 Cilacap

Kegiatan ziarah kubur ini merupakan salah satu wujud implementasi dari visi dan misi MAN 2 Cilacap yakni membangun hubungan interdependensi dengan lingkungan sekitar. MAN 2 Cilacap dilahirkan dari rahim pesantren dengan segala tradisinya dan oleh karena itu MAN 2 Cilacap menghidupkan tradisi pesantren tersebut.

Hasil SNMPTN 2021 MAN 2 CILACAP Tahun 2021

Daftar Nama Siswa, Jurusan dan Kampus Siswa MAN 2 Cilacap yang sukses SNMPTN 2021

1.umi hidayah/kimia/universitas bangka belitung

2.Nanik rismawati/pendidikan ekonomi/ universitas negri yogyakarta

3.Rima widiastuti/manajeman/universitas jenderal Soedirman

4. Faiza Amelia Fadila/Pendidikan Matematika/Universitas Negeri Semarang

5. Belinda Septia Rini/Agroteknologi/Universitas Jenderal Soedirman

6. Khoerul Amin/pendidikan Bahasa Arab/universitas Negeri Semarang

7. Alfi Hidayati/Manajemen/Universitas Negeri Semarang

8. Anjeli Rahmadhani/ Ekonomi pembangunan/ Universitas Tidar

9. Iis Ayuningsih/Sosiologi/Universitas Jenderal Soedirman

10. Lutfi Zukhruf H/teknik sipil/ universitas pendidikan indonesia

11. Danu Fahri Janatan/ Teknik Industri/ Universitas Diponegoro

12. Dian Ayu Muharini/Agroteknologi/Universitas Jenderal Soedirman

13. Maylinna Rahayu Ningsih/ Teknik informatika/ Universitas Negeri Semarang

14. Firda Ayu Agustina/Pendidikan Ekonomi/Universitas Jenderal Soedirman

15. Gita Ayu Lestari/keperawatan/Universitas Jenderal Soedirman

16. Putri Nurfiani Zahra/ Teknik informatika/ Universitas Negeri Semarang

17.Hana Lailatul Faizah / Akuntansi / Universitas jenderal Soedirman

18.Zulfa Aliya/Pendidikan Biologi/Universitas Negeri Semarang

19. Lisa Akmalia / Teknologi Industri Pertanian / Institut Pertanian Bogor

20.Muhamad Padilah/Pendidikan Fisika/Universitas Negeri Semarang

21. Mifta ghina dzakiya ilmu politik/UIN Walisongo Semarang

22. Lintang Dwi Cahyaningrum/Informatika/Universitas Jendral Soedirman

23. Fitri nofiana rahmah/bahasa jawa/Universitas Negeri Semarang