Tujuh Siswa MAN 2 Cilacap Lolos Seleksi Poltekkes Semarang

Majenang (10/04/2021), Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang merupakan 15 besar politeknik terbaik di Indonesia versi Kemenristekdikti. Untuk memasuki perguruan tinggi negeri milik Kementerian Kesehatan tersebut melewati seleksi yang ketat.

Berbekal pengetahuan yang telah dikenyam selama tiga tahun di madrasah, pada tahun 2021 ini para siswa MAN 2 Cilacap mengikuti seleksi masuk ke satu-satunya Poltekkes yang memiliki program Pasca Sarjana ini.

Akhirnya, pada 27 Maret 2021, koordinator Bimbingan dan Konseling, H. Subagyo, MPd melaporkan bahwa sebanyak tujuh siswa MAN 2 Cilacap dinyatakan diterima. “Alhamdulillah pengarahan tim konselor tepat sehingga mengalami peningkatan drastis ini jumlah yang diterima di Poltekkes Semarang. Tahun kemarin tiga, tahun ini tujuh,” jelas H Subagyo. Mereka yang lolos itu adalah Wulan Nur Fatonah (Rekam Medis dan Informasi Kesehatan), Khoiri Muslimah (Teknik Radiodiagnostik), Andika Nova Rahman (Teknologi Bank Darah), Nining Septiatun Ningsih (Keperawatan), Lintang Dwi Cahyaningrum (Rekam Medis dan Informasi Kesehatan), Rizka Wulan Oktiana Indah Sari (Kebidanan), dan Putri Nurfiani Zahra (Rekam Medis dan Informasi Kesehatan). Selain lolos masuk Poltekkes Semarang, Lintang Dwi Cahyaningrum juga diterima di Poltekkes Tasikmalaya.

Kepala MAN 2 Cilacap, Drs Muntohar, berharap mereka yang diterima akan melanjutkan studi dengan sungguh-sungguh karena masyarakat telah menunggu. “Kita bersyukur atas diterimanya tujuh siswa kita di Poltekkes Semarang pada tahun ini. Kita dukung mereka. Diharapkan pada akhirnya mereka akan mengabdi kepada masyarakat melalui pengetahuan dan keterampilan profesional mereka di bidang kesehatan,” katanya. Kepala Madrasah yang memiliki hobbi membaca buku ini juga berharap mereka kelak mendapatkan tidak hanya pekerjaan tetapi keberkahan yang berlimpah. “Dengan berbekal ilmu agama dan karakter yang tertancap dari madrasah ini lalu keterampilan profesional yang diperoleh di perguruan tinggi, tentu kita berharap mereka akan sukses di dalam pekerjaan mereka dengan spirit religiusitas dan tetap berkarakter baik sehingga akan menjadi berkah bukan hanya bagi dirinya tetapi juga bagi masyarakat pengguna jasa mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, Wulan, salah satu siswa yang lolos, menyatakan berterima kasih kepada MAN 2 Cilacap terutama kepada ibu dan bapak guru atas dedikasi mereka membimbing dan membina dirinya selama di madrasah. “Bapak ibu guru yang sangat perhatian dengan kami, kami merasa harus berterima kasih, berkat mereka kami melihat secercah harapan,” kata Wulan.